Kehidupan dengan segala keadaan, bentuk, dan rupa. Semua itu telah diatur olehNya. Sering kita terlalu mendongak ke atas dengan segala kesempurnaan yang kita inginkan. Melambungkan harapan-harapan, mencapai bintang-bintang, dan merangkai impian. Itu mungkin yang kita inginkan dalam kehidupan ini. Tapi apa mungkin gadis kecil ini nantinya berpikir seperti apa yang kita ato aku pikirkan? Tak sejauh itu juga pikiranku jauh kesana untuk melihatnya. Hanya pertemuan kecil dalam toko. Tak lama, mungkin hanya beberapa menit berlalu. Sambil melihat transaksi antara penjual dan pembeli. Aku duduk diantara kursi sambil menunggu ibu memilih barang. Terasa ada tangan yang menempel dipunggungku, membelai lembut rambut panjangku. Kutolehkan wajahku, kulihat siapa dibelakangku. Gadis kecil berponi berambut sebahu datang membelai menghampiriku, kuberikan seulas senyuman untuknya sambil berucap “hai” ^_^. Dia hanya diam memperhatikanku sambil memasukkan rambut dan jarinya kedalam mulut kecilnya. Tetap saja aku tersenyum padanya. Tak mengerti apa yang dia perhatikan tak tau juga apa yang ingin aku katakan, dalam pikirku hanyalah sebuah pertanyaan, sepertinya dia gadis “berketerbelakangan mental”?? Papa-mamanya memanggilnya, dia pergi berlalu keluar dari toko itu. Ternyata memang benar langkah dan logatnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang gadis kecil yang tak biasa. Gadis kecil yang dipertemukan denganku saat mendung mengelabuhi sinar terik. Membuatku lebih bersyukur atas kebaikan jasmani yang diberikanNya untukku. Ingin rasanya bertemu kembali mengenalinya, menanyakan siapa namanya :).
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapussemua sudah diatur olehNYA,jangan salah gunakan apa yg telah diberikanNYA untuk kita,rawat baik baik,sayangi mereka jgn malah menganggap remeh mereka, mereka punya keistimewaan yg tidak kita miliki,,suatu saat mereka akan membuat kita tercengang atas kemampuan mereka...teruslah berkarya mba tisna dewi sukmawati..good luck
BalasHapusaminn...smoga saja!!
BalasHapustrimakasihh ^_^
you are welcome mba tisna....kapan kapan pengen curhat..oweh bahasane saiki curhat xixixixi
BalasHapus